Content

0 comments

Pulau Mangir : pulau pribadi milik semua

DSC09640

Loh loh, pulau pribadi tapi kok milik semua orang..? 
Pulau Mangir, sebuah pulau kecil tanpa penghuni ini lokasinya ada di Ujung Kulon, Banten. Kata warga sekitar, posisinya nggak jauh dari Pulau Umang. Saya nyebrang ke sana dengan kapal motor yang disewa 200 ribu untuk 1 hari (bisa beberapa kali bolak-balik, tergantung jumlah orang nya). Untuk main-main di pulau ini nggak perlu biaya, beda dengan pulau-pulau disekitarnya yang berbayar (sekitar 100 ribu). Pantai nya sangat tenang, jadi bisa berenang atau snorkling tanpa pelampung sampai ketengah karena nggak ada ombak besar dan kedalamannya cuman sampai leher orang dewasa. Waktu itu sedang musim pancaroba, dan karena air nya jernih banget, saya bisa lihat ubur-ubur berenang disana-sini (harus hati-hati karena ubur-ubur yang beredar termasuk beracun). Untuk menikmati pulau ini bisa dari dua sisi. Kalau baru datang jangan keasikan berenang di satu spot, karena pengalaman saya baru dateng dan girang banget liat pantai nya, langsung nyebur dan nggak pindah-pindah tempat. Pas mau pulang, baru sadar ternyata ada sisi lain dari pulau ini yang jauh lebih bagus dan lebih enak buat snorkling. Sebisa mungkin dateng pagi-pagi dan balik sebelum jam 11, kalau nggak mau kulit jadi gosong. Yang nggak boleh ketinggalan untuk dibawa adalah air minum dan makanan ringan, karena pasti nggak berasa cebar-cebur, tau-tau udah 2 jam. Semua orang bisa menjadikan pulau ini milik pribadi, karena kalau sedang bukan musim liburan, saya jamin nggak akan ada pengunjung lain di sana.  


0 comments

Movie : Rebirth (Yokame no Semi)



Sebenernya film ini udah lama banget nangkring di laptop, tapi nggak tau kenapa saya nggak pernah minat nonton setelah sekali waktu pernah coba nonton dan akhirnya cuman liat cuplikan-cuplikan nya aja. Tapi ternyata filmnya bagus banget! Buat yang suka Nobody Knows saya rasa bakal suka juga sama film ini, karena tema besarnya sama : keluarga. 

Ceritanya tentang seorang anak perempuan (Erina) yang diculik saat masih berumur 4 bulan oleh selingkuhan ayahnya, Kiwako, yang sempat hamil namun akhirnya diaborsi atas permintaan ayah Erina. Kiwako yang sangat ingin punya anak menculik Erina, mengganti nama anak tsb jadi Kaoru, dan hidup bersama sampai Kaoru berumur 4 tahun. Selama 4 tahun dirawat Kiwako dengan kasih  sayang, ternyata cukup membuat kenangan yang membekas di hati Kaoru (bukan di ingatan, karena pas sudah dewasa dia lupa kalau waktu kecil pernah diculik) sehingga sampai dewasa, hubungan Kaoru dengan orang tua kandungnya tidak seperti layaknya orang tua dan anak. Hingga akhirnya Kaoru dewasa, ia melakukan semacam napak tilas untuk memanggil kembali memori masa kecilnya. 


Film ini khas banget film Jepang yang sunyi (nggak banyak backsound), alurnya lambat, ceritanya kompleks dan dalem banget maknanya. Nggak heran kenapa bisa menang 11 penghargaan di 35th Japan Academy Prize. Semua cast bagus banget aktingnya, terutama Kaoru dan Kiwako yang beneran kayak ibu dan anak. Flawless. 

Tikahanan

Tikahanan
The journal of T

daily snap